Shalat di Mina

Telah menceritakan kepada kami Qabishah bin ‘Uqbah telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Al A’masy dari Ibrahim dari ‘Abdurrahman bin Yazid dari ‘Abdullah radliallahu ‘anhu berkata; ‘Aku shalat bersama Nabi Shallallahu’alaihiwasallam dua raka’at, bersama Abu Bakar radliallahu ‘anhu dua raka’at dan bersama ‘Umar radliallahu ‘anhu dua raka’at. Kemudian banyak jalan telah menjadikan kalian berbeda pendapat. Namun aku berharap shalat yang empat raka’at maupun dua raka’at keduanya dapat diterima”. 

Sanad 1 : Abdullah bin Mas’ud bin Ghafil bin Habib -> Abdur Rahman bin Yazid bin Qais -> Ibrahim bin Yazid bin Qays -> Sulaiman bin Mihran -> Sufyan bin Sa’id bin Masruq -> Qabishah bin ‘Uqbah bin Muhammad bin Sufyan

Bagaimana menjawab salam ahlu dzimmah

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Husyaim telah mengabarkan kepada kami ‘Ubaidullah bin Abu Bakr bin Anas telah menceritakan kepada kami Anas bin Malik radliallahu ‘anhu dia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila ahli kitab menyampaikan salam kepada kalian, maka jawablah; ‘wa ‘alaikum (dan keatasmu).” 

Sanad 1 : Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram -> Ubaidullah bin Abi Bakar bin Anas bi Malik -> Husyaim bin Basyir bin Al Qasim bin Dinar -> Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin ‘Utsman

Tidak ada hijrah setelah penaklukan kota Makkah

Telah bercerita kepada kami ‘Ali bin ‘Abdullah telah bercerita kepada kami Sufyan, berkata ‘Amru dan Ibnu Juraij aku mendengar ‘Atha’ berkata; “Aku pergi bersama ‘Ubaid bin ‘Umair menemui ‘Aisyah radliallahu ‘anhu yang ketika itu sedang berada di bukit, lalu dia berkata kepada kami; “Hijrah telah terputus (kewajibannya) sejak Allah memberikan kemenangan kepada Nabi Shallallahu’alaihiwasallam atas kota Makkah”. 

Sanad 1 : Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq -> Atha’ bin Abi Rabbah Aslam -> Amru bin Dinar Al Atsram -> Sufyan bin ‘Uyainah bin Abi ‘Imran Maimun -> Ali bin ‘Abdullah bin Ja’far bin Najih

Sanad 2 : Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq -> Atha’ bin Abi Rabbah Aslam -> Abdul Malik bin ‘Abdul ‘Aziz bin Juraij -> Sufyan bin ‘Uyainah bin Abi ‘Imran Maimun -> Ali bin ‘Abdullah bin Ja’far bin Najih

Firman Allah Ta’ala: { Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan}

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus telah menceritakan kepada kami Zuhair telah menceritakan kepada kami Mughirah telah menceritakan kepada kami Syaqiq bin Maslamah berkata, Abdullah berkata, ‘Pernah kami shalat di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dan kami mengucapkan, ‘ASSALAMU ALALLAHI (Semoga keselamatan atas Allah) ‘, maka beliau berkata: ‘Sesungguhnya Allah adalah Assalaam’, namun katakanlah olehmu sekalian: ‘ATTAHIYAATULILLAH WA ASH SHALAWATU WATH THAYYIBAT ASSALAAMU ALAIKA AYYUHANNABIYU WA RAHMATULLAHI WA BARAKAATUHU ASSALAAMU ‘ALAINA WA ‘ALA ‘IBAADILLAHISH SHAALIHIINA ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLAALLAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASUULUH (Segala pujian milik Allah’, dan kesejahteraan serta segala kebaikan, semoga kesejahteraan atasmu wahai nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, juga rahmat Allah dan barakah-Nya. Dan semoga kesejahteraan terlimpahkan kepada kita, dan hamba-hamba Allah yang shalih, saya bersaksi bahwa tiada sesembahan yang hak selain Allah semata dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya) ‘. 

Sanad 1 : Abdullah bin Mas’ud bin Ghafil bin Habib -> Syaqiq bin Salamah -> Al Mughirah bin Miqsam -> Zuhair bin Mu’awiyah bin Hudaij -> Ahmad bin ‘Abdullah bin Yunus bin ‘Abdullah bin Qais

Disebut ramadan atau bulan ramadan?

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Isma’il bin Ja’far dari Abu Suhail dari bapaknya dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Apabila bulan Ramadhah datang, maka pintu-pintu surga dibuka”. 

Sanad 1 : Abdur Rahman bin Shakhr -> Malik bin Abi ‘Amir -> Nafi’ bin Malik bin Abin ‘Amir -> Isma’il bin Ja’far bin Abi Katsir -> Qutaibah bin Sa’id bin Jamil bin Tharif bin ‘Abdullah