Orang yang ketika mandi memulainya dengan hilab atau wewangian

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada kami Abu ‘Ashim dari Hanzhalah dari Al Qasim dari ‘Aisyah berkata, “Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mandi janabat, beliau minta diambilkan bejana sebesar bejana yang digunakan untuk memerah susu. Beliau lalu mengambil air dengan telapak tangannya dan mengguyurkannya dimulai dari sisi sebelah kanan lalu sebelah kiri. Kemudian menuangkan dengan keduanya pada bagian tengah kepala.” 

Sanad 1 : Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq -> Al Qasim bin Muhammad bin Abi Bakar Ash Shiddiq -> Hanzhalah bin Abi Sufyan bin ‘Abdur Rahman bin Shafwan bin Umayah -> Adl Dlahhaak bin Makhlad bin Adl Dlahhaak bin Muslim -> Muhammad bin Al Mutsannaa bin ‘Ubaid

Keutamaan sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Telah bercerita kepadaku Ishaq telah bercerita kepada kami an-Nadlar telah mengabarkan kepada kami Syu’bah dari Abu Jamrah, aku mendengar Zahdam bin Mudlarrib, aku mendengar ‘Imran bin Hushain radliallahu ‘anhuma berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik ummatku adalah yang orang-orang hidup pada zamanku (generasiku) kemudian orang-orang yang datang setelah mereka kemudian orang-orang yang datang setelah mereka”. ‘Imran berkata; “Aku tidak tahu apakah setelah menyebut generasi beliau, beliau menyebut lagi dua generasi atau tiga generasi setelahnya.” “Kemudian akan datang setelah kalian suatu kaum yang mereka bersaksi padahal tidak diminta bersaksi dan mereka suka berkhiyanat (sehingga) tidak dipercaya, mereka memberi peringatan padahal tidak diminta memberi fatwa dan nampak dari ciri mereka berbadan gemuk-gemuk”. 

Sanad 1 : Imran bin Hushain bin ‘Ubaid bin Khalaf -> Zahdam bin Mudlorrib -> Nashr bin ‘Imran -> Syu’bah bin Al Hajjaj bin Al Warad -> An Nadlir bin Syumail -> Ishaq bin Ibrahim bin Makhlad

Sabar saat perang

Telah bercerita kepadaku ‘Abdullah bin Muhammad telah bercerita kepada kami Mu’awiyah bin “Amru telah bercerita kepada kami Abu Ishaq dari Musa bin ‘Uqbah dari Salim Abu An-Nadhar bahwa ‘Abdullah bin Abi Aufaa menulis surat lalu aku membacakannya yang isinya berupa bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika kalian berjumpa dengan mereka (musuh) maka bershabarlah”. 

Sanad 1 : Abdullah bin Abi Awfaa ‘Alqamah bin Khalid -> Salim bin Abi Umayah -> Musa bin ‘Uqbah bin Abi ‘Ayyasy -> Ibrahim bin Muhammad bin Al Harits bin Asma’ bin Kharijah -> Mu’awiyah bin ‘Amru bin Al Mahlab -> Abdullah bin Muhammad bin ‘Abdullah bin Ja’far bin Al Yaman

Berkumur dan memasukkan air ke hidung dengan air satu cidukan

Telah menceritakan kepada kami Musaddad berkata, telah menceritakan kepada kami Khalid bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami ‘Amru bin Yahya dari Bapaknya dari ‘Abdullah bin Zaid, bahwa ia menuangkan air dari gayung ke telapak tangannya lalu mencucinya, atau berkumur-kumur, lalu memasukkan air ke hidung dari satu cedukan telapak tangannya. Dia lakukan ini tiga kali. Kemudian membasuh kedua tangannya sampai ke siku dua kali dua kali. Kemudian mengusap kepalanya dengan tangan dan menariknya (ke belakang kepala) lalu mengembalikannya sekali, lalu membasuh kedua kakinya hingga ke mata kaki. Setelah itu ia berkata, “Begitulah wudlunya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” 

Sanad 1 : Abdullah bin Zaid bin ‘Ashim bin Ka’ab -> Yahya bin ‘Umarah bin Abi Hasan -> Amru bin Yahya bin ‘Umarah bin Abi Hasan -> Khalid bin ‘Abdullah bin ‘Abdur Rahman bin Yazaid -> Musaddad bin Musrihad bin Musribal bin Mustawrid

Mimpi ketika siang

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf, Telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah, ia mendengar Anas bin Malik mengatakan, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam Pernah menemui Ummu haram binti Milhan yang diperistiri oleh ‘Ubadah bin Shamit. Suatu hari beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menemuinya, dan Ummu Haram memberinya makanan dan mencari kutu di kepalanya. kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tertidur, lantas bangun dan tertawa. Kata Ummu Haram; saya bertanya; ‘Apa yang menjadikanmu tertawa ya Rasulullah? ‘ Beliau menjawab: “Sekian orang dari umatku diperlihatkan kepadaku dalam keadaan berperang fii sabiilillah, mereka mengarungi permukaan lautan sebagai raja-raja diatas permadani, -atau dengan redaksi- seperti raja-raja diatas permadani “- Ishaq ragu kepastian redaksinya.- Kata Ummu haram; ‘ya Rasulullah, doakanlah aku agar Allah menjadikan diriku diantara mereka? ‘ maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendoakan untuknya. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meletakkan kepalanya, kemudian bangun dengan tertawa, maka aku(Ummu Haram) bertanya; ‘Apa yang menjadikan dirimu tertawa ya Rasulullah? ‘ Nabi menjawab; “ada beberapa manusia dari kalangan umatku menjadi pejuang fii sabilillah, ” dan seterusnya sebagaimana diatas. Ummu Haram berkata; ‘ya Rasulullah, doakanlah aku agar Allah menjadikan diriku diantara mereka! ‘ Nabi bersabda: “engkau termasuk rombongan pejuang yang pertama.” Kemudian Ummu Haram mengarungi lautan di zaman pemerintahan Mu’awiyah bin Abu Sufyan, dan hewan tunggangannya terpeleset ketika keluar dari lautan, sehingga Ummu haram meninggal. 

Sanad 1 : Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram -> Ishaq bin ‘Abdullah bin Abi Thalhah Zaid bin Sahal -> Malik bin Anas bin Malik bin Abi ‘Amir -> Abdullah bin Yusuf